Indra Peraba – Bagian, Fungsi, Cara Kerja, & Kelainan

Tubuh kita diselimuti oleh indra peraba yang disebut kulit. Salah satu fungsi kulit adalah untuk melindungi bagian-bagian tubuh sebelah dalam kita dari pengaruh luar. Kulit juga berfungsi mengatur suhu tubuh dan sebagai indra peraba.

1. Bagian-bagian Kulit dan Fungsinya

Kulit merupakan lapisan terluar dari tubuh kita. Kulit terdiri atas 3 lapisan, yaitu epidermis, dermis, dan hipodermis.

Bagian -bagian Indra Peraba (Kulit)

  • Epidermis : Merupakan lapisan terluas dari kulit. Lapisan ini tersusun atas kulit ari dan lapisan malpighi. Pada epidermis terdapat saluran keringat, ujung rambut, dan lubang kulit atau biasa disebut pori-pori. Kulit ari merupakan lapisan epidermis terluar yang tersusun atas sel-sel terluar dari lapisan malpighi yang telah mati. Kulit ari berfungsi untuk mencegah masuknya bibit-bibit penyakit ke dalam tubuh dan mencegah menguapnya air dari tubuh. Lapisan malpighi berada di sebelah dalam kulit ari. Lapisan ini tersusun atas sel-sel yang membelah diri.
  • Dermis : Letaknya berada di bawah atau sebelah dalam epidermis. Pada dermis terdapat kelenjar keringat, kelenjar minyak, akar rambut, pembuluh darah, saraf, dan reseptor indra peraba.
  • Hipodermis : Merupakan lapisan kulit paling dalam. Lapisan hipodermis ini mengandung banyak lemak yang berfungsi untuk menghangatkan tubuh.

2. Cara Kerja Indra Peraba (Kulit)

Sebagai indra peraba, kulit dapat menerima banyak rangsangan dari luar. Rangsangan yang dapat diterima oleh kulit berupa sentuhan panas, diingin, tekanan, dan nyeri. Ketika kulit menerima panas, rangsangan tersebut akan diterima oleh sel-sel reseptor. Dari sel reseptor, rangsangan tersebut kemudian diteruskan ke otak melalui urat saraf. Rangsangan tersebut akhirnya diolah oleh otak. Akibatnya, kita merasakan adanya suatu rangsangan. Setelah tubuh merasa menerima rangsangan, otak pun memerintahkan tubuh untuk menanggapi rangsangan tersebut.

3. Kelainan Pada Kulit

Kulit merupakan bagian indra peraba yang selalu berhubungan dengan lingkungan sekitar. Hal tersebut menyebabkan kulit mudah terluka, terserang jamur, bakteri, dan bibit penyakit lainnya. Beberapa penyakit kulit yang sering kita temui adalah jerawat, panu, dan kadas.

  • Jerawat : Jerawat mudah menyerang kulit wajah, leher, punggung, dan dada. Pada umumnya, jerawat timbul karena ketidakseimbangan hormon dan kulit yang kotor. Anak-anak yang memasuki masa remaja sangat rentan terkena jerawat. Begitu pula dengan orang-orang yang memiliki kulit berminyak. Untuk meminimalisir munculnya jerawat, maka kamu harus senantiasa menjaga kesehatan kulit.
  • Panu : Panu disebabkan oleh jamur yang menempel pada kulit. Munculnya panu ditandai dengan bercak atau bulatan putih pada kulit dan diikuti dengan rasa gatal. Panu muncul karena penderita tidak menjaga kebersihan kulit.
  • Kadas : Kadas muncul di kulit seperti putih bersisik. Pada setiap bulatan yang terkena kadas, terdapat garis tepi yang jelas dengan kulit yang tidak terkena. Selain itu, kadas juga menyebabkan rasa gatal. Penyakit ini juga disebabkan oleh jamur.

4. Memelihara Kesehatan Kulit

Kulit merupakan bagian tubuh yang sangat penting. Kulit yang sehat akan memperlihatkan keindahan alami sang pemiliknya. Namun, kamu harus ingat bahwa keindahan kulit tidak terletak pada warnanya. Apapun warna kulitmu, akan tetap indah asal dirawat dan dijaga kesehatannya.

Agar indra peraba kita ini tetap sehat, kita harus selalu menjaganya dengan baik. Tindakan-tindakan yang dapat kita lakukan untuk menjaga kulit adalah dengan mandi dua kali sehari, mencuci tangan dan kaki sebelum tidur, serta mencuci muka setelah terkena debu.

Makan makanan sehat

Selain itu, faktor makanan juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Makanlah makanan yang banyak mengandung vitamin E. Makanan yang baik untuk kulit seperti sayuran hijau dan buah-buahan. Contohnya seperti alpukat, bayam, lobak, buah matoa, brokoli, mangga, dan masih banyak lagi buah dan sayuran yang kaya akan vitamin E. Semua itu berperan untuk menjaga kesehatan kulitmu.

Leave a Reply